Saturday, February 28, 2026

My Way ...



Wawancara dengan Paul Anka, si penulis lirik

+ Kamu orang yang menulis lirik My Way, kan?

.- Ya, Sinatra itu sosok yang sangat menginspirasi. Waktu itu kejadiannya begini: saya makan malam dengannya di Florida. Akhir 1960-an, dia sedang syuting film berjudul Lady in Cement.

+ Saya masih ingat judulnya.

.- Dengan judul seperti itu, bagi orang-orang seperti kami waktu itu, film itu bahkan bisa saja terasa seperti film dokumenter.

Dia mengajak saya makan malam dan berkata, “Saya akan berhenti dari dunia hiburan. Sudah cukup. Rat Pack sudah selesai. Saya lelah. Tapi saya akan membuat satu album lagi dengan Don Costa. Dia tidak pernah menuliskan lagu untuk saya.”

Padahal Don Costa adalah orang yang pertama kali menemukan saya. Saya selalu memberi dia seluruh penghargaan pada nya atas itu. Bahkan saya yang memperkenalkannya kepada Sinatra. Jadi saya bilang, “Benarkah?” Dia jawab, “Saya berhenti. Dia tidak pernah menulis lagu untuk saya.”

Waktu saya bergaul dengan Sinatra, jelas saya tidak mungkin memberinya lagu seperti Puppy Love atau Lonely Boy. Dia mungkin akan melempar saya keluar lewat jendela.

Saya kembali ke New York. Tengah malam, di apartemen saya, saya mulai menulis—secara metaforis. “ And now the end is near…” Dan lagu itu seperti menulis dirinya sendiri. Lima jam kemudian saya meneleponnya di Caesars Palace. Saya berkata, “Sir, saya punya sesuatu untuk Anda.” Dia menjawab, “Bawa kemari.”

Saya terbang ke sana. Malam berikutnya saya menyanyikannya untuk dia. Dia berkata, “Kid.” Itu panggilan akrabnya untuk saya. “Kid, saya suka. Saya akan membawakannya.”

Dua bulan kemudian dia menelepon saya dari studio di Los Angeles. “Kid, dengarkan ini.” Dia mengambil telepon dan menempelkannya ke speaker. Dan untuk pertama kalinya saya mendengar My Way. Lagu itu menjadi hit besar baginya. Dia bertahan sepuluh tahun lagi di dunia hiburan. Itu selalu membuat saya terkesan.

“Kamu orang Kanada, ya?”

“Yes, Sir.”

“Agak aneh juga seorang Kanada menulis lirik seperti itu.”

“Kenapa begitu?”

“I did it my way.” Kedengarannya sangat mirip Trump 😃 😃😊🩷💐💕

========================


"My Way"

And now, the end is near

And so I face the final curtain

My friend, I'll say it clear

I'll state my case, of which I'm certain

I've lived a life that's full

I traveled each and every highway

And more, much more than this, I did it my way

-----

The end is near, bukan berarti akan mati. Tapi dia akan mengakhiri kariernya.

Lagu aslinya lagu Perancis. 👇🏻👇🏻

https://youtu.be/qjpRSREHX1Y?si=8GjTrBNcFxofwWRA

No comments:

Post a Comment