Dalam tradisi lisan Nusantara, banyak cerita rakyat yang punya pola “anak tiri yang kurang disayang” mirip Cinderella. Beberapa bahkan muncul sebelum kisah Cinderella dikenal luas.
✦───
1. Bawang Merah – Bawang Putih (Nusantara, Jawa–Sumatra–Melayu)
Ini yang paling mirip Cinderella.
Pola cerita:
* Bawang Putih adalah anak kandung yang baik.
* Ibunya meninggal → ayah menikah lagi.
* Ibu tiri dan saudara tiri (Bawang Merah) memperbudak Bawang Putih.
* Ada bantuan supernatural (ikan emas, ibu gaib, atau nenek sakti).
* Di ujung cerita, Bawang Putih mendapat keberuntungan, sedangkan yang jahat mendapat hukuman.
Kesamaan dengan Cinderella:
* Anak tiri baik hati.
* Pekerjaan rumah berat.
* Keberuntungan melalui bantuan gaib.
✦───
2. Ande-Ande Lumut & Klenting Kuning (Jawa)
Tokoh sentral: Klenting Kuning, putri yang disiksa oleh ibu tiri dan 3 kakak tiri.
Pola cerita:
* Klenting Kuning diperlakukan buruk, bahkan sering diidentifikasi sebagai “anak tiri.”
* Para kakak tiri Klenting Merah/Hijau/Biru ingin memikat pangeran Ande-Ande Lumut.
* Hanya Klenting Kuning yang lolos ujian moral dan diakui Ande-Ande Lumut.
Mirip Cinderella karena:
* Ada baju lusuh vs identitas sebagai gadis mulia.
* Ada seleksi calon pasangan oleh pangeran.
* Kakak-kakak tiri iri dan licik.
✦───
3. Cindelaras (Jawa) — versi ibu tiri jahat
Ada versi tertentu yang menyebut bahwa ibu kandung Cindelaras dibuang atau difitnah oleh ibu tiri yang iri.
Pola:
* Ibu tiri menuduh ratu atau ibu kandung melakukan kejahatan.
* Anak dan ibu kandung terusir.
* Anak tumbuh sebagai pahlawan dan kembali ke kerajaan membawa kebenaran.
Unsur Cinderella: orang baik difitnah oleh tiri, lalu dipulihkan martabatnya.
✦───
4. Keong Mas / Dewi Sekartaji (Jawa)
Mirip dengan Cinderella dalam unsur “penyamarannya.”
Pola:
* Sekartaji kabur dari ibu tiri yang ingin menjodohkannya dengan laki-laki kejam.
* Ia berubah menjadi keong dan tinggal dengan seorang nenek.
* Suatu hari ia kembali ke wujud asli dan akhirnya bertemu kembali dengan Raden Panji.
Unsur Cinderella: kabur dari tekanan keluarga tiri, transformasi ajaib, bertemu kembali dengan pasangan sah.
✦───
5. Putri Tangguk (Sumatra) — versi tertentu
Tidak selalu tiri, tetapi ada versi yang menggambarkan putri yatim yang tinggal dengan kerabat yang memperlakukannya tak adil.
✦───
# Kesimpulan
Dalam tradisi Indonesia, yang paling dekat dengan pola Cinderella adalah:
1. Bawang Merah – Bawang Putih (paling klasik dan jelas “ibu tiri”).
2. Klenting Kuning – Ande-Ande Lumut (varian Jawa mirip Cinderella).
3. Cindelaras (versi ibu tiri yang memfitnah).
4. Keong Mas (unsur tekanan keluarga tiri + transformasi).

No comments:
Post a Comment