Monday, December 8, 2025

Dongeng anak tiri dalam tradisi lisan Indonesia

 


Dalam tradisi lisan Nusantara, banyak cerita rakyat yang punya pola “anak tiri yang kurang disayang” mirip Cinderella. Beberapa bahkan muncul sebelum kisah Cinderella dikenal luas.

✦───

1. Bawang Merah – Bawang Putih (Nusantara, Jawa–Sumatra–Melayu)

Ini yang paling mirip Cinderella.

Pola cerita:

* Bawang Putih adalah anak kandung yang baik.

* Ibunya meninggal → ayah menikah lagi.

* Ibu tiri dan saudara tiri (Bawang Merah) memperbudak Bawang Putih.

* Ada bantuan supernatural (ikan emas, ibu gaib, atau nenek sakti).

* Di ujung cerita, Bawang Putih mendapat keberuntungan, sedangkan yang jahat mendapat hukuman.

Kesamaan dengan Cinderella:

* Anak tiri baik hati.

* Pekerjaan rumah berat.

* Keberuntungan melalui bantuan gaib.

✦───

2. Ande-Ande Lumut & Klenting Kuning (Jawa)

Tokoh sentral: Klenting Kuning, putri yang disiksa oleh ibu tiri dan 3 kakak tiri.

Pola cerita:

* Klenting Kuning diperlakukan buruk, bahkan sering diidentifikasi sebagai “anak tiri.”

* Para kakak tiri Klenting Merah/Hijau/Biru ingin memikat pangeran Ande-Ande Lumut.

* Hanya Klenting Kuning yang lolos ujian moral dan diakui Ande-Ande Lumut.

Mirip Cinderella karena:

* Ada baju lusuh vs identitas sebagai gadis mulia.

* Ada seleksi calon pasangan oleh pangeran.

* Kakak-kakak tiri iri dan licik.

✦───

3. Cindelaras (Jawa) — versi ibu tiri jahat

Ada versi tertentu yang menyebut bahwa ibu kandung Cindelaras dibuang atau difitnah oleh ibu tiri yang iri.

Pola:

* Ibu tiri menuduh ratu atau ibu kandung melakukan kejahatan.

* Anak dan ibu kandung terusir.

* Anak tumbuh sebagai pahlawan dan kembali ke kerajaan membawa kebenaran.

Unsur Cinderella: orang baik difitnah oleh tiri, lalu dipulihkan martabatnya.

✦───

4. Keong Mas / Dewi Sekartaji (Jawa)

Mirip dengan Cinderella dalam unsur “penyamarannya.”

Pola:

* Sekartaji kabur dari ibu tiri yang ingin menjodohkannya dengan laki-laki kejam.

* Ia berubah menjadi keong dan tinggal dengan seorang nenek.

* Suatu hari ia kembali ke wujud asli dan akhirnya bertemu kembali dengan Raden Panji.

Unsur Cinderella: kabur dari tekanan keluarga tiri, transformasi ajaib, bertemu kembali dengan pasangan sah.

✦───

5. Putri Tangguk (Sumatra) — versi tertentu

Tidak selalu tiri, tetapi ada versi yang menggambarkan putri yatim yang tinggal dengan kerabat yang memperlakukannya tak adil.

✦───

# Kesimpulan

Dalam tradisi Indonesia, yang paling dekat dengan pola Cinderella adalah:

1. Bawang Merah – Bawang Putih (paling klasik dan jelas “ibu tiri”).

2. Klenting Kuning – Ande-Ande Lumut (varian Jawa mirip Cinderella).

3. Cindelaras (versi ibu tiri yang memfitnah).

4. Keong Mas (unsur tekanan keluarga tiri + transformasi).

No comments:

Post a Comment