Penjelasan tentang kasus recall udang radioaktif dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) asal Indonesia di Amerika.
1. Bagaimana Kasusnya?
-
Pada 19 Agustus 2025, FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat mengeluarkan recall (penarikan) terhadap udang mentah beku merek Great Value yang dijual di Walmart di 13 negara bagian AS. Alasannya: potensi kontaminasi Cesium-137, isotop radioaktif.(AP News, People.com)
-
Deteksi awal dilakukan oleh U.S. Customs and Border Protection (CBP) di beberapa pelabuhan—termasuk Los Angeles, Miami, Houston, dan Savannah—yang menemukan Cs-137 dalam beberapa kontainer pengiriman dari BMS Foods.(AP News, Food Safety News)
-
FDA kemudian mengambil sampel. Satu contoh udang breaded diuji positif Cs-137, meskipun levelnya jauh di bawah batas intervensi FDA (1200 Bq/kg). Namun, FDA tetap menganggap bahwa paparan berkepanjangan terhadap dosis rendah dapat meningkatkan risiko kanker dalam jangka panjang.(AP News, Food Safety News, cbsnews.com)
-
Lot yang ditarik mencakup kode: 8005540-1, 8005538-1, dan 8005539-1, dengan tanggal “best-by” 15 Maret 2027. Produk ini dijual di Walmart di negara bagian seperti Texas, Florida, Pennsylvania, dan lainnya.(AP News, People.com, The Economic Times, The Sun)
-
FDA juga memberlakukan import alert, melarang masuknya semua produk dari BMS Foods ke AS hingga masalah teratasi.(The Sun, People.com, Food Safety News)
2. Dari Mana Udang Tersebut Diambil?
Udang tersebut diimpor dari Indonesia, khususnya diproses oleh PT Bahari Makmur Sejati, yang menggunakan merek dagang BMS Foods. Produk tersebut dikemas sebagai Great Value dan dikirim ke Walmart di AS.(AP News, newsweek.com, Food Safety News)
3. Apakah Udang Ini Juga Dijual di Indonesia?
Tidak ada indikasi bahwa udang yang ditarik ini juga beredar di pasar Indonesia. Studi dan tindakan yang dilakukan fokus pada pengiriman ke AS dan belum ada laporan tentang distribusi di dalam negeri. Namun, untuk keamanan, otoritas pangan Indonesia—seperti BPOM—umumnya akan memantaunya dan melakukan pengecekan jika ada potensi risiko serupa.
4. Udang Besar vs Kecil: Mana yang Lebih Banyak Terkena Kontaminasi Secara Teoretis?
Tidak ada data spesifik tentang perbandingan antara udang besar dan kecil dalam kasus ini. Namun secara teori:
-
Cesium-137 cenderung tersebar secara merata dalam jaringan lunak, menyerupai potasium. Jadi, ukuran udang (besar atau kecil) kemungkinan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kontaminasi per beratnya.(Wikipedia)
-
Jadi, kontaminasi lebih tergantung pada kondisi pengolahan, bukan ukuran individu udang.
5. Bagaimana Cara Masyarakat Indonesia Berjaga-jaga?
Sebagai masyarakat Indonesia, meskipun tidak ada bukti produk yang sama beredar di sini, langkah berjaga-jaga yang disarankan:
-
Cek Label dan Asal Produk
Hindari membeli produk yang berasal dari BMS Foods, dan pastikan ada label asal yang jelas jika membeli udang beku impor. -
Pantau Informasi Resmi
Ikuti update dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) atau Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) via situs resmi atau media pemerintah untuk memastikan keamanan produk impor. -
Perhatikan Kebersihan dan Penyimpanan
Pilih produk yang terjamin kebersihannya, dan simpan sesuai instruksi. Jika mencurigai produk tidak layak, sebaiknya tidak dikonsumsi. -
Diversifikasi Konsumsi
Mengurangi risiko dengan tidak mengandalkan satu produk dalam diet secara berlebihan, terutama produk impor. -
Hubungi Profesional Kesehatan Bila Perlu
Bila merasa khawatir atas paparan radioaktif (terlepas dari kasus ini), konsultasikan dengan penulis.
Ringkasan Singkat
-
Kasus: Recall udang beku Great Value karena Cs-137 terdeteksi di satu sampel.(AP News, People.com, Food Safety News)
-
Asal: Diproses oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods), Indonesia.(AP News, newsweek.com)
-
Indonesia: Belum ada bukti produk ini diedarkan di Indonesia. Belum diketahui di mana udang ditangkap.
-
Ukuran udang: Tidak menjadi faktor kontaminasi secara teoritis.
-
Untuk masyarakat Indonesia: Jangan terlalu sering makan seafood sampai masalah jelas.
No comments:
Post a Comment